Mari kita sukseskan PSDSK 2014 pemerintah RI dengan optimalisasi fungsi Puskeswan

Rabu, 07 November 2012

Brucellosis

Penyebab :
Brucella abortus (pada sapi)

Gejala :

Tidak ada yang menciri kecuali terjadinya abortus antara hari ke 30-230. (Bulan ke enam, lebih utama pada Sapi). Pada beberapa kasus dapat pula dijumpai gejala higromata(pembengkaan pada sendi lutut), orchitis (radang testis), epididimitis.

Sumber Penularan :

Lendir yang keluar saat hewan mengalami abortus, susu yang tidak dipasteurisasi. Pengobatan/pencegahan : Tidak ada pengobatan yang efektif, penyakit dapat dicegah dengan melaksanakan vaksinasi.

Education Point :

1. Brucellosis bersifat zoonosis/menular kepada manusia. Bentuk infeksi pada manusia dapat dilihat Di sini.

2. Sapi yang menderita brucellosis pada umumnya tidak menampakkan gejala sakit sehingga harus waspada karena efek jangka panjang penyakit brucellosis bisa sangat merugikan secara ekonomi.

3. Penyakit pada ternak dapat dideteksi dengan pemeriksaan laboratorium ( RBT, CFT, SAT)

4. Ternak yang positif Brucellosis harus dipotong paksa, karkas masih dapat dikonsumsi namun organ reproduksi harus diafkir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar